Facebook

Senin, 12 Maret 2018

Rindu

 Pada pagi yang dimataku berkabut ini...

kutitipkan senandung rindu dalam kidung merenung

Harap kelabu bisa menyampaikan pesan rasa yang tak pernah sampai

inilah takdir rindu yang hanya singgah lalu pergih dan cinta yang tak kunjung bergulir

rasa itu selalu ada... dimanapun dan ditempat sekecil apapun

kadang kusuka mengunci diri untung tidak terganggu

tapi rasa itu muncul dari sela-sela pintu dan memaksaku untuk merasakannya...

Maka kini aku hanya bisa berpura-pura tidak merasa, menepiskan segala kegandunhan diatas segala senyum

ketika rasa itu mulai pudar... 

rindu merusaknya! mulai lagi kucium aroma rindu...

memancing datangnya rasa itu tetap didetik-detik terakhir senyuman yang terukir dibibirnya

tepat didepanku memang tak bisa kutepis 

Tolong, aku hanya ingin mencintaimu dengan sederha.....         

0 komentar:

Posting Komentar

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Rajin Menulis Puisi

Tulisan sejatinya ialah sarana untuk menuangkan segala unek-unek yang mandek di dalam hati dan pikiran. Banyak orang tak bisa mengungkapkan...